Aku Dibuat Klimaks Oleh Pacarku Sebagai Hadiah Aniversary Kami

Aku Dibuat Klimaks Oleh Pacarku Sebagai Hadiah Aniversary Kami

Cerita Dewasa – Sepulang kuliah, seperti biasa aku mengantar pacarku pulang,tetapi diperjalanan pacarku mengajakku ke mall.

“sayang, kita ke mall dulu yuk..aku mau cari sesuatu” sahutnya,
“ya udah kita ke mall sekalian makan siang.” Jawabku,

lalu aku pun tancap gas menuju mall. Sudah hampir 1 tahun ini kami menjalin hubungan dan besok kami akan merayakan ultah jadian kita. Namaku Alex (22) seorang mahasiswa di sebuah universitas swasta, dan pacarku Cika (21) yang juga adalah teman kampusku sekaligus sekelasku. Sesampainya dimall, Cika pun mencari barang yang diinginkan.

Sementara Cika mencari barang yang diinginkan, aku pun menghampiri toko perhiasan di luar toko buku.

Lalu aku lihat sebuah cincin. Setelah berapa lama, Cika pun selesai mencari buku yang dicarinya.

“kamu udah selesai nyari bukunya?” tanyaku,
“udah kok” jawabnya,
“kita makan siang dulu yuk sayang..” ajakku,
“asyiiiiikk kebetulan aku lagi lapar..hihihihihi..” jawabnya kegirangan.

Lalu kami pun beranjak ke sebuah café untuk makan siang.

“sayang, kamu inget kan besok hari apa?” Tanya Cika,
“taulah sayang..besok kan hari minggu..” jawabku sambil tersenyum,
“aku tau kalo besok hari minggu, tapi ada yang special besok..” sahutnya,
“apa tuh yang?”jawabku,
“ pura-pura lupa kalo besok hari ulang tahun jadianku sama Cika”kataku dalam hati.
“yaudahlah gak apa-apa..” jawab Cika sambil cemberut.

Selesai makan siang, aku pun mengantar Cika pulang.

“kamu kenapa sayang? Kok cemberut aja dari tadi” tanyaku, Cika pun menjawab,
“gak apa-apa..” jawabnya singkat,
“kamu marah sama aku?” tanyaku lagi,
“pikir aja sendiri” jawabnya ketus,
“lah jangan gitu donk sayang..” rayu ku,
“habisnya kamu lupa hari terpenting dalam hubungan kita..” jawabnya,
“hehehehe..tadi aku Cuma bercanda kok sayang..aku inget besok kita anniversary yang ke-2 kan..” jawabku sambiltersenyum.

Cika pun mulai tersenyum dan melunak lagi.

“orang tua kamu pada kemana?” tanyaku,
“oohh..mereka lagi keluar kota, ada urusan kerjaan” jawabnya,
“sendirian donk kamu? Berani sendirian drumah?” tanyaku,
“enggak sih..”jawabnya,
“hhmmm..aku temenin aja ya..” sahutku,
“eemmhhh boleh aja sih..tapi nanti tidurnya gak boleh seranjang..hehehe..” jawabnya,
“iya sayang tenang aja..hehehe..”.

Hari pun semakin malam dan aku pun menginap dirumah Cika.Kami pun menonon film diruang tv. Tak terasa waku sudah menunjukan pukul 23.00.

Cerita Sex Terbaru  Happy Anniversary Sayang

“sayang, jalan keluar yuk..bete nih acara filmnya udah gak seru” sahut Cika,
“Mau jalan kemana sih yang? Males ah udah malem..” jawabku,
“iiiihh kok gitu sih?Bête aku yang..ayoo..” sahutnya sambil menarik tanganku,
“dari pada keluar,mendingan kita main aja..” jawabku,
“main apa yang?” Tanya Cika,
“aku mau jujur sama kamu” sahutku,
“jujur tentang apa?” tanyanya penasaran,
“kamu tau bondage gak sayang?” tanyaku,
“bondage? Apa itu yang? Aku gak tau” jawabnya,

lalu aku tunjukan foto-foto dan sebagian video yang ada di HP ku.

“jadi nanti kamu aku iket-iket kayak gini yang”sahutku, Cika pun hanya memandang video itu dengan serius.
“gimana yang? Gak mau ya? Yaudah deh gak apa-apa” jawabku sambil tersenyum,
“kayaknya seru, aku mau deh diiket kayak gitu” jawabnya sambil tersenyum.
“makasih ya yang” aku cium bibir Cika, mmuuaaacchhh..

Lalu aku pun beranjak untuk mencari peralatannya, seperi tali, lakban, dan sapu tangan. Setelah menemukan alat-alatnya, aku pun kembali.

“sini sayang tangannya taruh belakang..” perintahku dan Cika pun menuruti perintahku.

Lalu aku ikat pergelangan tangan Cika menyiku kebelakang, dan aku ikat juga lengan dan payudaranya.

“eeeggghhhhhh pelan-pelang yaannggg..” erangnya,
“iya sayang..kamu tahan ya.” Sambil mengikat simpulnya.

Lalu aku ambil lagi gulungan tali yang lainnya, lalu aku ikat paha, lutut, betis dan pergelangan kaki Cika.

“aadduuuuhhhhhh erat banget sih yang..gak bisa gerak nih aku..eeegghhhhh..eeggghhhhh..” erang Cika sambil meronta mengetes ikatanku.
“sengaja sayang, biar kamu menikmati..hehehe..” lalu aku bopong tubuhmu kekamarl alu aku baringkan di ranjang.
“adduuhhhh erat banget sanyang” Cika pun mencoba meronta melepaskan ikatanku di tubuhnya.
“eeeggghhhh..eegghhhhh..eeggghhh..” rontaCika,
“gimana rasanya sayang di iket gini? Hehehe” tanyaku,
“gak bisa gerak aku yang..” jawabnya,
“hehehehe..” lalu aku lumat bibir Cika,
“mmmuuuaacchhh..mmuuaacchh..mmuuuaacchhhh..” dan Cika pun meresponya dengan membalasnya.

Aku remas-remas buah dadanya sambil ngisepin lehernya,

“mmmhhhhaahhhh aahhhh sayaaannggg..” erang Cika keenakan saat aku isep dan jilat lehernya sambil aku remas-remas payudaranya.
“eemmhhh ssshhhh hhhmmmm..” erang Cika sambil memejamkan matanya mencoba menikmati rangsanganku.
“mmmmhhhhhaaahhhhh aaaaahhhhh..” erang Cika.

Lalu aku lepas ikatan dikakinya dan aku buka hotpants dan cdnya, lalu aku ikat frogtied kakinya. Lalu aku mulai elus-elus vaginanya sambil aku pilin-pilin klitorisnya,

“aaaaahhhh aaaahhhhhhmmmmmmhhhhh aaahhhhh..” erang Cika dengan keras,
“sssttttt jangan keras-keras sayang..takut kedengeran tetangga..” sahutku sambil terus elus-elus vaginanya,
“geelliii yyaaannnggg..” jawabnya,

lalu aku ambil lakban perak dan aku lakban mulut Cika sebanyak 3 lapis.

“mmmppphh mmmpphhh..” gumam Cika, lalu aku pilin-pilin klitoris Cika dan Cika pun menggeliat-geliat kegelian,
“mmmpphhhmmmpphhh mmmpphhh..” erang Cika karena aku pilin-pilin klitorisnya.
“mmppphhhmmmpphhh mmmppphhhhh..” erang Cika.
“gimana sayang? Enak kan? Hehehe..” sahutku dan Cika pun hanya bisa mengangguk saja.

Aku jilat dan isep-isep vagina Cika,

“sslluurrpphh sslluurrpphhh slluurrpphh..” Cika pun menggelinjang hebat,
“mmmmppphhhh mmmpppphhhh mmmmmppphhhhhh..” aku isep-isep dan jilat-jila vagina Cika sambil aku remas-remas payudaranya.
“mmmppphhh mmmppphhh mmmppphhh..” aku pilin-pilin putting payudaranya.
“mmmmppphhhh mmmpphhh mmmppphhhh..” erang Cika dan terus menggelinjang menahan jilatanku di vaginanya seraya minta ampun.
“tunggu sebentar ya sayang..” aku ambil sapu tangan lalu aku lipat jadi persegi panjang, lalu aku tutup mata Cika.
“nikmatin aja ya sayang..hehehhe..”lalu aku pun melanjutkan seranganku di vagina dan payudara Cika.
“mmmpphhhmmmpphhh mmmmppphhhh..” Cika pun menggelengkan kepalanya sambil terus meronta-ronta.
“mmmpphhh aammpphhhmmmppphhh..” tubuh Cika pun mulai menegang dan menggelinjang dan Cika pun berteiak keras dibalik sumpalannya.
“mmmppphhhh mmmppphhhh mmmppppphhhhhhhh..” Cika pun mendapatkan klimaksnya.

Aku lepaskan penutup matanya,

“mmmpphhh mmmppphhh..” erang Cika,
“ada apa sayang?”tanyaku,
“mmmmppphhhh..” nunjukan lakban dimulutnya ingin dibuka.
“hehehe..iya,tahan ya..” lalu aku lepas lakban di mulut Cika dengan perlahan,
“mmmmhhhhhaaahhhhh..”.
“gimana rasanya sayang? Hehehe..” tanyaku,
“lemeess akuu..”jawabnya,
“tapi suka kan? Hehehe..” ledekku, dan Cika pun hanya tersenyum kecil.

Lalu aku lumat bibir Cika,

“aammhhh mmmuuuaahhh uuummmhh mmmuuuaahh”,dan Cika pun membalasnya,
“mmmhhhhh aammmhhhhh uuummmhhhh uuummhhhh..udah ah aku capek..” sahutnya lemas.

Lalu aku bersihkan vagina Cika dari sisa-sisa spermanya, aku bersihkan vagina Cika dengan menggunakan handuk kecil dan air hangat.

“mmmmhhhhh mmmmhhh..” terlihat wajah Cika sangat letih, lalu aku pakaikan lagi cd dan hotpantsnya dan aku ikat lagi pergelangan kaki dan betisnya.
“kamu tidur dulu ya..met bobo sayang..” lalu aku kecup dahinya dan Cika pun tersenyum.

Tak lama kemudian Cika pun tertidur lelap lalu aku selimuti tubuhnya. Dan aku pun tidur disofa dikamar Cika.

Pagi harinya sekitar jam 7 pagi, Cika pun terbangun.

“hhhhmmmmm aaaaahhhhh..” Cika pun bangun dan duduk di tepi ranjang,
“sayang..sayang..bangun udah pagi..” sahut Cika mencoba membangunkan aku, tapi aku masih tertidur.

Cika pun mencoba menghampiriku dengan melompat-lompat kearahku,

“heeii banguunn pemalaass..hehehe..” ledeek Cika dengan cara pencet hidungku biar bangun,
“hhhmmmmm..” sahutku,
“haahh? Iihhh bangguuunnn sayaangg..lepasin aku dulu nih..” protesnya sambil tarik-tarik hidungku,
“adee dedeehh iya aku bangun..” sahutku, lalu aku duduk di sofa dan diam sejenak mengumpulkan nyawa.

Cika pun duduk disampingku,

“sayaanngg, lepasin donk..pegel nih..”pinta’a.

lalu aku buka ikatan dipergelangan tangannya, dan juga di lengan dan payudaranya. Lalu aku lepas juga ikatan di pergelangan kaki dan betisnya.

“aaahhh lega deh..aku mau mandi dulu ya..” sahutnya,
“mau mandi bareng gak sayang? Hehehehe..” candaku,
“nnnnggggg..gak..” jawabnya sambil tersenyum.

Lalu Cika pun pergi kekamar mandi. Setelah aku bangun, aku bereskan semua tali-tali yang berserakan dilantai bekas scene semalam. Setelah beres semua, aku pun pergi ke kamar mandi satunya untuk mandi. Selesai mandi, aku kekamar dan mengetuk kamar mandi Cika,

“sayang, mandinya lama amat? Ngapain aja kamu?”tanyaku,
“aku lagi berendam air hangat dulu biar fresh” jawabnya,

lalu aku pergi kedapur untuk memasak nasi goreng untuk sarapan sambil menunggu Cika selesai mandi.

Setelah Cika selesai mandi Cika pun menghampiriku,

“kamu lagi ngapain?” Tanya Cika,
“lagi masak lah..” jawabku,
“emang kamu bisa masak?Hehehe..” ledeknya,
“kamu cobain aja rasanya nanti..hehehe..” lalu aku siapkan semua makanannya dimeja makan, dan kami pun sarapan bersama.
“enakkan rasanya?Hehehe..” sahutku,
“ya lumayan lah..hehhe” jawabnya, dan kami pun meneruskan sarapannya.

Selesai sarapan, aku bereskan dan bersihkan perlengkapan makannya. Selesai membersihkan semuanya, aku pun menonton tv dengan Cika diruang tengah.

“sayang aku punya sesuatu buat kamu..” sahutku,
“apa itu?” jawab Cika penasaran, lalu aku ambil kotak kecil di saku celanaku dan aku buka kotaknya,
“ini buat kamu..boleh aku pasangkan dijari manismu?” pintaku,

Cika pun mengangguk tersenyum dengan mata yang berkaca-kaca.

“happy anniversary sayang..” kataku sambil mengecup dahinya.. Cerita Dewasa

Author: admin

Copyright © 2018 Majalah Seks - Cerita Bokepseks, Cerita Dewasa, Cerita Panas 2018 | Design by ThemesDNA.com
top