Menteri Susi Melepas Benih Lobster di Natuna

Menteri Susi melepas benih lobster di Natuna

Kabar bandar – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti, merilis 246.673 benih lobster (BL), yang terdiri dari 235.900 jenis pasir BL dan 10.773 jenis mutiara BL, di perairan Natuna pada Jumat 19 April, 199. Pelepasan BL dilakukan di dua lokasi di perairan Natuna.

BL adalah tangkapan ilegal yang berhasil diamankan oleh Kepolisian Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) di Desa Lambur Luar, Kabupaten Sabak Timur, Kabupaten Tanjungjabung Timur, sehari sebelumnya. BL ditemukan oleh petugas dalam kemasan plastik yang ditempatkan di 35 kotak styrofoam.

“Selanjutnya, bekerja sama dengan Stasiun Karantina Ikan, Kontrol Kualitas dan Keamanan Perikanan Jambi (SKIPM), BL dikirim melalui rute penerbangan dari Jambi ke Natuna dengan transit Jakarta dan Batam,” kata Kepala Badan Karantina Ikan, Kontrol Kualitas dan Keselamatan Produk Perikanan (BKIPM), Rina dalam siaran pers yang diterima Okezone, Minggu (21/4/2019).

BL kemudian tiba di Bandara Raden Sadjad, Natuna, pada hari Jumat pukul 14.00 WIB. Yang menemani penerbangan adalah Anak Agung Gede Eka Susila, Kepala SKIPM Batam; Bripda Febriyanto, Kepolisian Tanjungjabung Timur; dua petugas BKIPM Batam; dan satu petugas SKIPM Jambi.

Setelah melalui proses transfer BL dari kargo bandara ke truk AL Lanal Ranai, rombongan tiba di Kabupaten Bunguran Timur pada jam 3:00 pagi WIB. “Selanjutnya, BL dibawa ke tempat di mana BL dibebaskan menggunakan dua kapal penangkap ikan,” katanya.

Sesampainya di lokasi, Menteri Susi segera turun tangan untuk melakukan pembebasan BL. Hadir pula ditemani, Agus Suherman, Acting. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP); Kolonel Marinir Harry Setyawa, Komandan Lanal (Danlanal) Ranai; Bripda Febriyanto, Kepolisian Tanjungjabung Timur; Anak Agung Gede Eka Susila, Kepala SKIPM Batam; dan sejumlah saksi lainnya selama pembebasan.

Dalam pertemuan yang sama, Menteri Susi juga merilis tiga telur lobster. “Berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) No. 56 tahun 2016 tentang Pengambilan dan / atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Kepiting, lobster yang terlalu kecil dan bertelur tidak boleh diambil dari perairan Indonesia,” kata Menteri Susi.

Kegiatan penebaran atau pelepasan agen judi terbaik pada pukul 17.00 WIB. Menteri Susi berharap agar benih lobster yang dikeluarkan dapat tumbuh dan berlipat ganda sehingga keberadaannya terus berlanjut.

“Mudah-mudahan bayi lobster ini bisa hidup dan memulihkan ketersediaan lobster sehingga bisa ada lebih banyak,” katanya, menasihati warga Natuna untuk tidak mengklaim kembali BL dan lobster yang telah diproduksi.

“Coba semuanya lagi. Andlanal turun, Kepala BKIPM turun, Menteri turun (dilepaskan). Apa untukmu? Demi rakyat bangsa. Jika Natuna (lobster) bertelur, aku memasukkannya ke dalam laut. Menenggelamkannya, “dia bersikeras.

Sebagai informasi, keberhasilan upaya penyelundupan BL telah menyelamatkan potensi kerugian negara setara dengan Rp. 37.539.600.000 (tiga puluh tujuh miliar, lima ratus tiga puluh juta, enam ratus ribu rupiah).

Hingga saat ini, pelaku penyelundupan judi livecasino yang melarikan diri saat berusaha ditangkap masih dalam proses mencari Satreskrim Polres Tanjabtim.